BREAKING NEWS

‎Pembakaran Arang Kembali Beroperasi di Dekat Jalan Poros Bontotangnga Selayar, Warga Soroti Keseriusan Aparat


‎SELAYAR, URBANSULSEL – Aktivitas pembakaran arang di wilayah perbatasan Dusun Tanah Harapan dan Tanabau, Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, kembali menjadi keluhan masyarakat.

‎Asap hasil pembakaran yang berlokasi tidak jauh dari Jalan Poros tersebut dinilai mengganggu warga maupun pengendara yang melintas. Kondisi ini kembali mencuat setelah sebelumnya aktivitas pembakaran arang di lokasi tersebut sempat dihentikan oleh aparat.

‎Warga menilai, munculnya kembali aktivitas tersebut menunjukkan persoalan belum benar-benar terselesaikan. Asap pembakaran yang terbawa angin disebut mengganggu jarak pandang pengguna jalan serta kenyamanan masyarakat sekitar.

‎“Sudah pernah dihentikan, tapi kembali lagi beroperasi. Kalau memang dilarang, harusnya ada tindakan yang benar-benar menyelesaikan, bukan hanya sementara,” ujar Amin salah seorang warga. 21/06/2026

‎Dalam kondisi aktivitas yang berulang tersebut, sebagian masyarakat mulai mempertanyakan keseriusan aparat dalam menangani persoalan ini. Aparat dinilai belum maksimal dalam melakukan pengawasan dan penindakan sehingga aktivitas yang sebelumnya dihentikan kembali terjadi.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, pemilik aktivitas pembakaran arang tersebut disebut berprofesi sebagai Aparat Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kepulauan Selayar. Namun informasi tersebut masih membutuhkan klarifikasi dari pihak terkait.

‎Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi berwenang dapat mengambil langkah tegas serta memastikan aktivitas pembakaran yang berpotensi mengganggu kesehatan, lingkungan, dan keselamatan pengguna jalan tidak kembali terulang.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kembali beroperasinya lokasi pembakaran arang tersebut serta Pewarta masih berusaha konfirmasi Pihak Pemerintah setempat.

‎Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian masyarakat yang berharap adanya langkah nyata dari pemerintah dan aparat berwenang. Warga meminta persoalan pembakaran arang ini tidak hanya ditangani saat mendapat sorotan, namun dilakukan pengawasan berkelanjutan agar aktivitas serupa tidak terus berulang dan mengganggu masyarakat serta pengguna Jalan Poros Bontotangnga.

Posting Komentar

Tag Terpopuler

Terkini