• Jelajahi

    Copyright © URBANSULSEL
    Best Viral Premium Blogger Templates

    3 Kebakaran Terjadi Dalam 2 Hari, Kapolres Selayar Kembali Ingatkan Kewaspadaan Warga

    @Redaksi
    , Juni 19, 2026 WIB Last Updated 2026-06-19T11:03:35Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    URBANSULSEL – Dalam kurun waktu kurang dari dua hari, sedikitnya tiga peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp330 juta. Rentetan kejadian tersebut mendorong Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr.Mil., untuk kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau.


    Kapolres mengatakan, sebagian besar peristiwa kebakaran yang terjadi umumnya dipicu oleh kelalaian maupun gangguan teknis pada instalasi listrik dan sumber api yang tidak diawasi dengan baik.


    “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik, kompor, tungku maupun sumber api lainnya. Pastikan seluruh peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah,” ujar AKBP Didid Imawan.


    Peristiwa pertama terjadi pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 12.20 Wita di Jalan Veteran, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng. Kebakaran menghanguskan satu unit rumah yang juga digunakan sebagai toko pakaian milik MUS (63). Berdasarkan informasi yang diperoleh, api pertama kali diketahui oleh penghuni rumah setelah muncul kobaran api di dalam bangunan. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil mengendalikan api sebelum menjalar ke bangunan lain. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun seluruh pakaian yang merupakan barang dagangan korban hangus terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.


    Keesokan harinya, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, kebakaran kembali terjadi di sebuah rumah kos atau kontrakan yang terletak di belakang SMP Negeri 1 Benteng, Jalan Ki Hajar Dewantara. Sedikitnya lima petak kos terbakar dalam peristiwa tersebut. Rumah kos diketahui milik AIPDA Arfal Amirullah, S.H. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, sumber api diduga berasal dari sepeda motor yang terparkir di teras salah satu petak kos. Berkat respons cepat warga dan petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp250 juta.


    Pada hari yang sama sekitar pukul 13.05 Wita, kebakaran kembali terjadi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Benteng. Rumah milik Sutrisno (44) dilaporkan terbakar saat pemilik rumah sedang melaksanakan salat Jumat. Sebelumnya, korban diketahui memasak kedelai untuk bahan pembuatan tempe menggunakan tungku. Dugaan sementara, api berasal dari bara yang belum padam sempurna dan kemudian menyambar karung kopra yang berada di sekitar tungku. Kebakaran menghanguskan rumah beserta sejumlah barang elektronik, uang tunai, dan dokumen penting milik korban. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta.


    Menanggapi tiga kejadian yang terjadi secara beruntun tersebut, Kapolres Kepulauan Selayar mengajak seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya kebakaran yang dapat terjadi kapan saja.


    Menurutnya, pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik yang sesuai standar, serta memastikan kompor dan tungku benar-benar padam setelah digunakan merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran.


    “Kami juga telah menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Kepulauan Selayar untuk terus memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat terkait langkah-langkah pencegahan kebakaran. Keselamatan lingkungan adalah tanggung jawab bersama dan membutuhkan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolres.


    AKBP Didid Imawan menambahkan, memasuki musim kemarau, risiko kebakaran cenderung meningkat sehingga masyarakat diminta untuk tidak lengah serta segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya yang dapat memicu terjadinya kebakaran.


    “Sedikit kehati-hatian dapat mencegah kerugian yang besar. Mari bersama-sama menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan agar terhindar dari musibah kebakaran,” pungkasnya.

    (Humas Polres)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler