URBANSULSEL - Postingan akun Facebook Harol Selayar terkait dugaan maraknya balapan liar di ruas Jalan Poros Tanabau–Tenro menuju Muntea terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan menuai beragam komentar dari masyarakat.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa ruas jalan yang baru saja dikerjakan itu kerap dijadikan arena balapan liar oleh sejumlah oknum sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
Selain komentar bernada pembelaan dari beberapa akun media sosial, banyak pula warga yang memberikan dukungan terhadap upaya penertiban. Sejumlah masyarakat menilai postingan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan dan ketertiban umum.
Beberapa warga bahkan meminta aparat terkait rutin melakukan patroli pada jam-jam tertentu untuk mencegah aksi balapan liar kembali terjadi. Ada pula komentar masyarakat yang mengapresiasi keberanian warga dan akun media sosial yang berani menyuarakan kondisi di lapangan demi kepentingan bersama.
Salah satu komentar juga datang dari akun Facebook Tallo Lo yang menyampaikan bahwa kondisi di lokasi menurutnya tidak separah yang digambarkan dan aktivitas tersebut disebut hanya dilakukan oleh beberapa kendaraan pada waktu tertentu.
"Raja Scatter tabe' sodara kambe ampa bala2 kang na Riek to molong to pasau ji karna gele ji 100 tau molong na Allo i paling sukku'mu 2 atau 3 motor ja molong Manna injo to'lampa pa ri koko ampa oto bajik na Riek ja molong lalang na si allo'"
Meski demikian, sebagian besar masyarakat berharap persoalan ini dapat segera ditangani secara bijak agar jalan poros Tanabau–Tenro menuju Muntea tetap aman dilalui warga, khususnya pengendara yang melintas pada sore hingga malam hari.
Warga juga berharap adanya pembinaan kepada para remaja pecinta otomotif agar dapat menyalurkan hobinya di tempat yang lebih aman dan tidak menggunakan fasilitas umum yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
.jpeg)

.jpeg)